pank_sqr

Sorowako...
Sebuah desa kecil yang berada di propinsi Sulawesi Selatan, Jaraknya + 600 km di sebelah utara Kota Makassar (ibukota Propinsi Sulawesi selatan). Terletak di pinggiran pegunungan verbeek, di tepi Danau Matano salah satu danau terindah dan terdalam di dunia.
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
Home Surrounding Sorowako
Sorowako dan Sekitarnya PDF Print E-mail
Written by Sorowako.Net   
Monday, 22 December 2008 20:36

Maddaung wali Rukkelleng Mpoba:

”.......Temmaga Puang muloq seua rijajiammu, tabareq-bareq ri atawareng. Ajaq naonro lobbang linoe, makkatajangeng ri atawareng.Taddewata iq, Puang, rekkua masuaq tau ri awa langiq, le ri manegna peretiwie. Mattampa puang le ri Batara”.

Bersimpuh Rukkeleng Mpoba:

”.....Alangkah baik Tuanku menurunkan seorang keturunan, untuk menjelma di muka bumi. Agar dunia tak lagi kosong melompong, dan terang benderang paras dunia.Engkau bukanlah Dewata selama tak satu manusia pun di kolong langit, di permukaan pertiwi. Menegaskan Sri Paduka sebagai Batara”.

Demikian salah satu penggalan dialog dalam pembukaan naskah La Galigo, mitologi masyarakat Bugis tentang peristiwa kedatangan para dewa untuk mengisi bumi yang kosong dan petualangan keturunan mereka.

Laporan Rukkelleng Mpoba, pengawalnyamembuat Patoto’e (Sang Penentu Nasib) sejenak terpekur. Tak lama kemudian, diadakan musyawarah para dewa di istana Botting Langi’ atau kerajaan dewa di atas langit untuk membicarakan siapa gerangan generasi Patoto’e yang pantas diturunkan ke bumi.

Akhirnya, pilihan jatuh kepada putra kesayangan Patoto’e, La Togeq Langiq atau yang lebih dikenal Batara Guru untuk turun dan menjelma menjadi manusia di Ale Kawaq atau bumi. Menyusul pula diturunkan istana, saudara sesusuan, inang pengasuh.

We Nyilik Timo dimunculkan dari Peretiwi atau dunia bawah untuk menjadi permaisurinya. Dan sepasang dewa-dewi ini beranak cucu, meramaikan hiruk pikuk kehidupan duniawi. Dua anak cucu Batara Guru yang sangat terkenal adalah Sawerigading (generasi keempat) dan putranya I La Galigo (generasi kelima).Perjalanan kehidupan setiap tokoh generasi Batara Guru dikisahkan sangat detail sehingga membuat episode La Galigo menjadi panjang.

Manuskrip La Galigo yang tersimpan di Universitas Negeri Leiden, Belanda tercatat sepanjang ±360.000 bait. Sebagai perbandingan, epos Mahabarata dari India hanya sekitar ±160.000 bait dan sajak Homerus dari Yunani sekitar ±120.000 bait.Karena itu pula, seorang sutradara papan atas Amerika, Robert Wilson berani menyutradarai pementasan Teater La Galigo yang  berhasil memukau dunia internasional dalam pertunjukan bergengsi di Asia, Eropa, dan Amerika.

La Galigo merupakan karya sastra yang sarat makna dan kearifan budaya. Hal ini tercermin  antara lain dalam kisah diturunkannnya Batara Guru ke bumi. Sesungguhnya, menjadi manusia atau penghuni dunia tengah adalah momen yang paling menyakitkan dalam riwayat hidup Batara Guru. Ia kehilangan seluruh hak-hak istimewanya sebagai seorang dewa, sebagai putra sulung dan pangeran mahkota dari Sang Penentu Nasib yang menguasai seluruh alam.

Namun, ketahanan Batara Guru menjalani nasibnya sebagai manusia akhirnya memberi ia berkah yang sedemikian indah—begitu indah sehingga ia melupakan hasratnya untuk kembali ke langit; dan itu berarti ia melupakan ingatannya sebagai dewa. Ternyata menjadi manusia yang mampu melewati berbagai cobaan adalah berkah yang paling besar di seluruh alam, yang lebih menarik, lebih bermakna daripada menjadi dewa.

La Galigo kini bukan lagi hanya miliki orang Bugis, orang Indonesia, tetapi sudah menjadi bagian dari kekayaan sastra dunia.

Bumi Batara Guru bagi masyarakat Luwu,

Ikon Batara guru sebagai mula tau atau manusia pertama dipercaya merupakan sosok pemimpin utama di Tana Luwu, yang disebut Pajung atau Datu Luwu I. Posisi peran sentralnya itu kemudian mengalirkan nilai-nilai luhur, falsafah hidup dan wawasan kearifan.  

Penamaan Luwu Timur sendiri sebagai Bumi Batara Guru karena keyakinan tentang keberadaan tempat-tempat yang disebutkan dalam naskah  La Galigo berada di kawasan ini.  Diyakini, lokasi tempat Batara Guru menginjakkan kakinya pertama kali di bumi terletak di Kabupaten Luwu Timur sekarang ini, tepatnya di Bukit Panseumoni, kampung Cerekang (sebelah barat Kecamatan Malili). Hingga kini kampung tersebut masih dihuni oleh komunitas adat yang sangat ketat menjalankan ajaran kearifan budaya leluhur dari masa silam itu.Kabupaten Luwu Timur berasal dari pemekaran Kabupaten Luwu Utara yang diresmikan sebagai daerah otonomi pada tanggal 25 Februari 2003.

Luwu Timur berbatasan dengan Kabupaten Poso-Provinsi Sulawesi Tengah di bagian utara, Kabupaten Morowali-Sulawesi Tengah di bagian Timur, Kabupaten Konawe dan Kolaka Utara-Provinsi Sulawesi Tenggara di bagian Selatan, dan Kabupaten Luwu Utara-Provinsi Sulawesi Selatan di sebelah barat.

Dengan luas wilayah 6.944,88 km2 atau 11,14% dari luas total Sulawesi Selatan,  Luwu Timur dihuni kurang 219.202 jiwa penduduk, tersebar di 11 kecamatan, yaitu Angkona, Burau, Wotu, Malili, Mangkutana, Nuha, Wasuponda, Towuti, Tomoni, Tomoni Timur, dan Kalaena.

Struktur ekonomi Kabupaten Luwu Timur didominasi oleh sektor pertambangan. Sebagian sebesar nilai produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan sumbangan dari sektor pertambangan.

Potensi sumber daya alam yang penting lainnya adalah pertanian, perkebunan dan kehutanan, serta perikanan-kelautan. Latar belakang kebesaran sejarah pemerintahan, nuansa budaya serta potensi sumber daya alam yang melimpah diharapkan dapat menjadi energi bagi percepatan pembangunan kabupaten termuda di Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Comments (9)Add Comment
0
Sorowakoq Indah
written by Arifandi, February 20, 2009
Ini adalah kota yang indah, dan hijau karena dipenuhi dengan banyak pohon.smilies/grin.gif
0
000wow gold
written by wow power leveling, March 20, 2009

we provide a wow power leveling and Wow gold wow power leveling
290
sorowako.
written by gaby, June 01, 2009
visit sorowako !!smilies/wink.gif
0
kenangan indah di sorowako
written by wisnoe sabdhon, June 03, 2009
Desa Terindah yang pernah aku singgahi.
Nyaman, tenang, indah, wow pokoknya selama penjelajahan saya di indonesia baru ini desa aja yang saya rasa perfek smilies/smiley.gif
0
bataraguru
written by Ilham H. Manangkasi, July 13, 2009
Tolong dong kalau punya buku tentang bataraguru dikirim ke alamat saya. saya tertarik membaca tulisan anda. Karena saya ini juga putra bugis-makassar dan Isteri saya asli orang luwu. Terima kasih atas perkenalan ini. Wass. Ilham H. M.
319
i am coming
written by eliza alfa pasanda, September 09, 2009
smilies/grin.gif
bulan ini sdh dr sana tapi msh balik lg
msh kangen.
334
...
written by Yoel_Watugigir, October 20, 2009
missing this place
0
...
written by Aldi, November 22, 2009
Jadi rindu utk kembali ke kampung halaman.....smilies/smiley.gif
0
.......
written by Rosa, April 28, 2010
jd rindu ma' kampung halaman smilies/smiley.gif

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy
Last Updated on Thursday, 25 December 2008 22:33
 

Advertisement

Featured Links:
Info Kontrakan
Di kontrakkan sebuah rumah jalan monginsidi III, Sorowako. Berminat hub 085229044666