




| Akankah Sudbury Shutdown..? |
|
|
|
| Written by Tunggul Tobing, Ontario |
| Saturday, 31 January 2009 07:17 |
|
Comments (10)
![]() written by Komang AKG, February 10, 2009
Sebenarnya jumlah manusia yang semakin banyak, serta peradaban yang semakin maju membuat masalah dalam ekonomi semakin komplek. Krisis dunia kali ini susah dimengerti oleh orang awam seperti saya. Mengapa ekonomi dunia bisa krisis? Mengapa semua perusahaan krisis? Karena susahnya mengerti semua itu, hingga tidak perlu lagi ada pertanyaan "Kalau semua rugi, terus siapa yang untung?"
Beruntunglah mereka yang mengerti semua itu. Apalagi mereka yang mampu memikirkan solusi untuk mengani krisis ini. Karena dalam pemikiran orang seperti saya, jangankan memikirkan solusi, bahkan saya tidak bisa memikirkan mana langkah yang benar dan mana langkah yang salah dalam menghadapi semua ini. Tapi mengerti atau tidak mengerti, yang jelas imbasnya membuat semua orang ketar-ketir, apalagi para pekerja diperusahaan swasta.
written by Tunggul, February 17, 2009
Harapan bukan hanya datang dari manufaktur baja dan aluminium. Studi dari Goldman Sachs menyebutkan ledakan populasi kelas menengah di Cina, India dan negara berkembang lainnya masih terus akan berlanjut yang akan membutuhkan logam dasar seperti nikel. Pada saatnya nikel demand akan menguat dan pada saat itu suplai tidak mecukupi, bisa-bisa harga nikel mencapai $30 per pon, who knows...
Bulan Desember 1998, harga nikel LME mencapai rekor terendah $1.76 per pon dan pada saat itu stockpile nikel lebih banyak dibanding hari ini. Minggu lalu, Xstrata Nickel - perusahaan tambang nikel terbesar kedua di Sudbury, sebelumnya bernama Falconbridge - terpaksa memPHK hampir 700 karyawannya, detailnya ada di blog saya http://tunggultobing.blogspot....te-1.html, mungkin Admin belum sempat meng-upload di website ini :-) Anyway, PHK besar2an ini - hampir separuh dari total workforce - mengisyaratkan bukan karena resesi atau krisis ekonomi, tapi karena ekspansi yang terlalu agresif pada saat harga komoditi mencapai titik tertinggi. Posisi hutang Xstrata per Dec, 2008 sebesar US$16.3 milyar sebagian dipakai untuk membeli Falconbridge. written by Iman Mintardjo, March 20, 2009
Ada sesuatu yang dalam chemistry pengelolaan perusahaan.Tahun 95 [??] ketikacash cost mau ke tiga digit [istilah cash cost diatas 99 sen] dengan unit cost sampai 1.7 USD, Finance VP sudah teriak2. Alangkah terkejutnya ketika tahun 2006 unit cost sudah mencapai 4 dollaran hampir sama dengan unit cost aneka tambang yang yang energinya dari BBM dengan harga energi untuk tinggkat 30 USD/barrel sudah lebih 20 kali dari harga energi dari PLTA. Tahun 2006 minyak harganya sudah jauh lebih mahal jadi harga energi tentunya sudah lebih tinggi. Opo tumon?
Penghargaan terhadap karyawan sangat minim, tahun 2001 ketika terjadi phk karywan di kawal satpam seperti pesakitan, sedang pada falsafah tadinya karyawan itu dipercaya dalam contoh tidak mesin absen di pabrik, karena itu merupakan penggambaran ketidak percayaan kepada karyawan. Juga bisa dibandingkan phk tahun 1985-an. Reengineering yang dilakuka kebablasan [he he he seperti reformasi kali ya] dengan memasukkan karyawan baru dari perusahaan sejenis di Canada [yang sudah tentu akan membawa The A team nya he he he], sehingga ada gap antara orang dedikatip dgn darah baru, serta sistem hierarchi perusahaan yang aneh. Sekarang dengan masuknya CVRD juga terjadi hal aneh, sepertinya PT Inco dijadikan sekolahan oleh yang punya modal didaerah proses. Karyawan dedikatip didaerah ini mentok kepangkatannya Banyak hal2 yangsudah dipelajari tidak ada kelanjutannya [dalam bidang sistem listrik] ada teknologi yang seharusnya dipakai, malahan digagalkan karena tidak mengerti betul apa ini pengaruhnya terhadap sistem kelistrikan di PTI, sedang itu sudah di studi tahun 1995 dan itu yang dibutuhkan Opo tumon he he he [removed]void(0); Write comment
|
| Last Updated on Saturday, 31 January 2009 07:22 |
Krisis ini saya ngak begitu tahu memprediksinya kapan akan berakhir, di Eropa orang2 masih optimis akan segera berlalu. Jikalau keadaan ekonomi dunia semakin buruk, barulah itu awal dari segalanya, rapture